Mengajari Bayi Dengan Stimulasi Pasca Lahir

Mengajari Bayi Dengan Stimulasi Pasca Lahir

Setelah kelahiran bayi, dan bayi sudah berada di rumah, ibu bisa segera memberikan rangsangan-rangsangan kepada bayi sebagai bentuk interaksi atau komunikasi yang terus berjalan antara ibu dan bayi dalam rangka mempererat hubungan mesra ibu-bayi, yang sekaligus merupakan pengajaran pertama bagi bayi.

Stimulasi Pasca Lahir
Stimulasi Pasca Lahir

Mengajari Bayi Dengan Stimulasi Pasca Lahir berupa komunikasi dan pemberian pelajaran dapat ibu berikan ketika bayi telah berada di rumah tidak harus menunggu waktu sampai berbulan-bulan dari pasca kelahiran, Mengapa?

  1. Karena pada prinsipnya bayi yang baru lahir sudah bisa menerima rangsang dan memberi respon atas rangsangan yang datang kepadanya.
  2. Sehingga hal ini akan membantu mengembangkan potensinya.

Beberapa hal yang bisa ibu lakukan dalam berkomunikasi dan memberi rangsangan sekaligus pengajaran kepada bayi diantaranya sebagai berikut :

  1. Mengajari Bayi Dengan Stimulasi Pasca Lahir Setelah ibu menyusui bayi, dan bayi tidak merasa lapar.
  2. Ibu bisa mengajari bayi terutama mengenai obyek yang berhubungan dengan tubuh bayi seperti misalnya ibu mengatakan: “Ini pipimu” sambil memegang pipi bayi, lalu dilanjutkan dengan bagian tubuh lain seperti mulut, kening, hidung, dan lainnya.
  3. Pelajaran selanjutnya tangan bayi diletakkan pada pipinya seraya berkata: “Ini pipimu” lalu tempelkan pada pipi ibu sambil berkata: “Ini pipimu”, dan begitu juga bagian tubuh lainnya.
  • Mengajari Bayi Dengan Stimulasi Pasca Lahir

Mengajari Bayi Dengan Stimulasi Pasca Lahir
Mengajari Bayi Dengan Stimulasi Pasca Lahir

Mengajari Bayi Dengan Stimulasi Pasca Lahir dilakukan pada saat keadaan bayi sedang siap dalam arti bayi tidak dalam keadaan lapar atau mengantuk. Bayi yang merasa lelah diberi makan ASI atau susu botol lalu dibiarkan supaya bisa tidur.

Kondisi yang paling baik untuk mengajari bayi adalah ketika bayi telah menyusu namun tidak terlalu kenyang, dan kondisinya belum ngantuk. Dalam mengajari bayi, ibu harus mengetahui pola makan bayi, sehingga ibu dapat mengajari bayi sesaat setah bayi mendapat asupan makanan berupa ASI atau susu botol.

  1. Ibu dapat Mengajari Bayi Dengan Stimulasi Pasca Lahir untuk mengenali berbagai rangsangan, dengan berbicara kepada bayi tentang setiap aktifitas yang ibu lakukan dengan bayi, solah-olah bayi mengerti dengan baik apa-apa yang dibicarakan ibu.
  2. Selanjutnya ibu dapat mengajari bayi untuk mengenali nama tempat di dalam rumah dimana bayi berada atau bayi sering berada diruangan tersebut, misalnya: “Ini kamarmu”, atau “Sekarang kita berada kamar ibu dan ayah”, dan lainnya.
  3. Selanjutnya ibu bisa mengajari bayi tentang tindakan yang sering dilakukan dan dikenali bayi seperti makan, menyusu, tidur, dan yang lainnya.
  4. Pengenalan tentang kiri dan kanan bagi bayi juga sangat bagus untuk memberikan dasar hubungan yang selaras antara otak kanan dan otak kiri bayi. Seperti: “ini tangan kananmu”, sambil menyentuh tangan kanan bayi, atau “ini tangan kirimu”, sambil menyentuh tangan kiri bayi, ataupun “ini kaki kananmu”  sambil memegang kaki kanan bayi dan lainnya.
  10 Tips Mendidik Anak Agar Berbicara Santun

Menurut sebagian ahli psikologi bahwa bayi yang sedang tidur dapat pula diajari hal serupa karena bayi yang tidur memiliki kepekaan untuk menerima rangsangan dari luar.

Baca Juga: 10 Aplikasi Baca Novel Gratis Terpopuler 2022

  • Penutup

Demikianlah tadi sedikit ulasan seputar Mengajari Bayi Dengan Stimulasi Pasca Lahir. Semoga ulasan singkat diatas dapat sedikit memberikan gambaran serta dapat menjadi referensi yang bermanfaat untuk anda tentang bagaimana mulai mengenalkan bayi pada dunia sekitarnya.