Ratusan Mahasiswa Bandung Positif HIV, Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Pahami Mengenai HIV

Ratusan Mahasiswa Bandung Positif HIV, Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Pahami Mengenai HIV
Menjawab 5 pertanyaan umum tentang HIV (Sumber: Youtube Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung)

Capcus.id –  Pada Kamis (25/8/2022), Ketua Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung melaporkan bahwa sekitar 12.358 orang telah terinfeksi HIV hingga Desember 2021.

Sebanyak 414 di antaranya masih berstatus mahasiswa.

Orang yang terjangkit virus HIV/AIDS didominasi oleh usia dewasa, yaitu berkisar usia 20-29 tahun.

Bersumber dari video tanya jawab tentang HIV di kanal Youtube Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung, dr. Ronald Jonathan, M.Sc, DTM&H. selaku Ketua Pokja PDP KPA Kota Bandung menjawab beberapa pertanyaan umum seputar HIV.

Apakah HIV Sama dengan AIDS?

HIV tidak sama dengan AIDS.

HIV adalah Human Immunodeficiency Virus, yaitu virus yang menyerang sistem kekebalan manusia. Yang diserang adalah sel darah putih. Akibatnya adalah daya tahan tubuh turun maka tubuh mudah terkena penyakit-penyakit lain.

AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) adalah stadium akhir dari infeksi HIV. Jadi sederhananya, AIDS adalah orang yang terkena virus HIV dengan penyakit penyerta yang berat, misalnya infeksi otak atau kanker kelenjar getah bening.

Apakah Orang dengan HIV memiliki Ciri Fisik yang Berbeda dengan Orang pada Umumnya?

Orang dengan HIV tidak memiliki ciri yang khusus yang membedakannya dengan orang pada umumnya.

Jadi bagaimana kita bisa tahu kalau seseorang terkena HIV? Cara untuk mengetahuinha adalah dengan melakukan tes darah, yaitu pemeriksaan anti HIV.

Apakah Orang dengan HIV Masih Memiliki Harapan Hidup?

Sekarang ini, orang dengan HIV memiliki harapan hidup yang hampir sama dengan populasi orang normal, karena adanya Antiretroviral.

  BI Keluarkan Uang Baru Tahun 2022, Begini Cara Mudah Cek Keasliannya

Antiretroviral (ARV) adalah obat yang fungsinya untuk menekan perkembangbiakan virus HIV. Dengan ditekannya perkembangan virus, maka kekebalan tubuh juga semakin meningkat. Dengan kekebalan tubuh yang baik maka kemungkinan masuknya penyakit penyerta yang lebih berat akan semakin kecil sehingga kualitas hidupnya juga meningkat.

Apakah Orang dengan HIV tidak Boleh Menikah?

Dengan adanya Antiretroviral, maka orang dengan HIV juga bisa mempunyai kualitas hidup yang baik.

Dengan mengonsumsi ARV minimal 6 bulan, diharapkan virus sudah tidak terdeteksi sehingga resiko penularannya mendekati 0.

Jadi diharapkan kepada orang dengam HIV agar mengonsumsi ART dengan patuh agar tidak menularkan virus kepada orang lain.

Apakah Ibu dengan HIV Sudah Pasti Melahirkan Anak dengan HIV juga?

Anak yang lahir dari ibu dengan HIV positif yang belum menjalankan pengobatan, maka resiko penularannya adalah sekitar antara 25-45%. Jadi rata-rata 33%.

Jadi 1 dari 33 bayi yang lahir dari ibu dengan HIV positif adalah positif.

Tetapi kalau ibu dengan HIV positif itu mengonsumsi ARV dengan teratur minimal 6 bulan dan virusnya tidak terdeteksi, maka resiko penularannya akan turun menjadi 1-2%.

Oleh sebab itu, tes HIV dianjurkan untuk ibu hamil sehingga ketika diketahui pada masa dini, dapat dilakukan tindakan secepatnya dengan mengonsumsi ARV.

Itulah beberapa hal tentang HIV yang perlu kita ketahui.