Pesona Pesarean Gunung Kawi Malang

Sekilas Tentang Gunung Kawi Malang
Sekilas Tentang Gunung Kawi Malang

Wisata sejarah sepertinya memang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Pesarean Gunung Kawi Malang salah satunya, tempat yang satu ini sebenarnya adalah makam “Eyang Deojo ” yang berada di Lereng Gunung Kawi. Atmosfer layaknya negeri Tiongkok tempo dulu akan anda rasakan selama perjalanan menuju Pesarean Gunung Kawi. Anda akan melihat bangunan – bangunan bergaya khas negeri Tiongkok seperti kuil tempat orang yang beragama Kong Hucu melakukan ritual.

Selain itu Pesarean Gunung Kawi Malang banyak pula akan anda jumpai lampion-lampion cantik dari para penjual sekitar. Tak hanya itu, lilin-lilin besar, baju khas Tionghoa dan masih banyak lagi cendera mata lainnya. Dari sinilah suasana Tiongkok menjadi lebih terasa, apalagi orang-orang berdarah Tionghoalah penjualnya. Maka dari itu banyak wisatawan dari luar negeri terkhusus orang-orang Tionghoa yang sering berkunjung dan melakukan ritual di tempat ini.

  • Sekilas Tentang Gunung Kawi Malang

Pesona Pesarean Gunung Kawi Malang

Pesona Pesarean Gunung Kawi sebenarnya tidak hanya itu, karena letaknya yang berada di atas lereng gunung, hal inilah yang menjadikan tempat ini dilingkupi udara bersih nan sejuk serta keasrian pohon-pohon sekitar yang tentunya akan menambah indahnya pandangan.

Lokasi Pesarean Gunung Kawi Malang tentunya berada di lereng Gunung Kawi yang merupakan gunung di barat kota Malang. Gunung ini terletak di kecamatan Wonosari yang berjarak 40 km dari pusat kota Malang. Oleh penduduk sekitar, dulu Gunung Kawi hanyalah hutan belantara yang kemudian dibabat Eyang Djoego sehingga sekarang sebagian wilayah menjadi tempat pemukiman penduduk, salah satunya desa Wonosari. Sesuai namanya Wonosari sendiri berasal dari kata “wono” hutan dan “sari” yang berarti inti.

  Inilah Cara Agar Cicilan Rumah Bisa Disesuaikan

Hanya Rp 3000 saja Harga Tiket Pesarean Gunung Kawi Malang untuk perorangnya. Dengan jalur yang sangat mudah dijangkau baik menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Bukan seperti makam lainnya, Pesarean Gunung Kawi sama sekali tidak nampak angker meski berada di atas gunung, namun banyak sekali penduduk yang bermukim di atas gunung layaknya kota kecil. Beberapa penginapan dan kebutuhan lainnya bisa dengan mudah anda dapatkan di sini.

Tempat ini selalu ramai setiap harinya, apalagi pada hari-hari tertentu. Beberapa dari pengunjung tidak hanya berziarah, namun banyak pula yang sekedar penasaran dan ingin menikmati suasana gunung kawi dan segarnya udara Gunung Kawi. Beberapa peziarah biasanya melakukan ritual-ritual tertentu menurut kepercayaan mereka.

Sekilas Tentang Gunung Kawi Malang
Sekilas Tentang Gunung Kawi Malang
  • Gunung Kawi Dan Tempat Bersejarah

Ada beberapa tempat lain di sekitar Pesarean Gunung Kawi Malang yang bisa anda kunjungi seperti Padepokan Raden Mas Imam Soedjono, Tempat dua guci peninggalan Eyang Djoego, Pemandian Sumber Urip dan Pemandian Sumber Manggis. Juga ada Kraton Gunung Kawi yang terletak di kaki Gunung Kawi, tepatnya di desa Balesari, kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Keraton ini menurut sejarah pada awalnya dibangun oleh Mpu Sindok. Bagi anda pecinta sejarah tentu tempat-tempat ini harus anda kunjungi karena tentunya akan banyak sekali peninggalan-peninggalan bernilai sejarah mengagumkan yang akan anda jumpai di tempat – tempai ini.

Hal yang perlu diperhatikan ketika anda ingin mengunjungi Pesarean Gunung Kawi Malang ini adalah bagi anda yang ingin berziarah dan melakukan suatu ritual tertentu, sebaiknya anda tetap meminta izin kepada juru kunci di sana. Dan bagi anda yang hanya sekedar ingin berwisata sebaiknya anda tidak melakukan sesuatu yang tidak semestinya dan tetap jaga kesopanan.

  3 Motif Loster Rumah Minimalis Yang Bisa Kamu Coba

Demikian sedikit ulasan perihal Pesarean Gunung Kawi Malang. Semoga dapat memberikan informasi berguna bagi anda sekalian. Tetap jaga keaslian peninggalan – peninggalan orang tempo dulu, lestarikan alam sekitar dan selamat berlibur.